Jumat, 17 Januari 2014

musim galau siakad pun datang



Musim galau siakad pun datang

Indonesia mempunyai 2 musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau terjadi dari bulan april-september sedangkan musim hujan terjadi dari bulan oktober-maret. Biasanya 2 musim tersebut menimbulkan kekeringan dan kebanjiran.
Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta juga mempunyai musim selain musim kemarau dan musim hujan yaitu musim yang bernama siakad. Siakad adalah sistem informasi akademik yang berguna bagi mahasiswa untuk mengakses nilai-nilai yang telah diberikan oleh para dosen terhadap mahasiswanya.
Musim siakad ini telah membuat galau para mahasiswa UNJ terutama mereka para mahasiswa baru yang ingin melihat hasil nilai mereka. Siakad dari tahun ke tahun mempunyai masalah yaitu tentang akses siakad yang sulit diakses oleh mahasiswa UNJ. Masalah ini yang membuat para mahasiswa dan mahasiswi UNJ merasa galau karena mereka tidak bisa mengakses siakad dan tidak bisa melihat nilia mereka.
Permasalahan siakad ini bukan hal yang baru bagi mahasiswa dan mahasiswi UNJ karena setiap semester pasti masalah siakad ini adalah hal yang biasa dan lumrah terutama bagi mahasiswa dan mahasiswi yang sudah senior. Pihak puskom berjanji akan membenahi sistem siakad ini dan anehnya janji ini terucap terus menerus dan belum ada perbaikan siakad yang terlihat pada saat ini.
Anehnya lagi ketika saya mengantar teman saya ke puskom karena teman saya lupa pasword siakadnya dan meminta pihak puskom untuk membukanya namun betapa kagetnya saya ketika pihak puskom tidak bisa membuka siakad karena siakad UNJ melebihi kapasitas pengguna. Ini menimbulkan pertanyaan besar bagi saya dan khususnya mahasiswa UNJ sebenarnya apa yang terjadi pada “puskom”.
Puskom yang seharusnya bisa beroperasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kegalauan bagi mahasiswa dan mahasiswi UNJ harus segera berbenah sehingga hal ini tidak terjadi secara terus menerus. Padahal setiap tahun Puskom mempunyai anggaran untuk biaya maintenance yang jumlahnya cukup lumayan. Ini menjadi bahan instropeksi bagi para birokrasi dan terutama dari pihak puskom untuk kedepanya agar lebih baik dalam melayani mahasiswa dan mahasiswi UNJ dalam mengakses siakad.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar